CARA PEMBUATAN KECAP KEDELAI




Helloww semua.

Bagaimana kabar kalian hari ini ?

Semoga lebih indah dari hari sebelumnya. Aamiin .

Disini saya akan membagikan resep cara pembuatan kecap kedelai.

Pada dasarnya cara pembuatan kecap kedelai terdiri dari empat tahapan besar yaitu: proses perebusan biji kedelai yang telah disortir, penjamuran, penggaraman, dan perebusan akhir. Secara konkret dan rinci, pembuatan kecap ini perlu menempuh beberapa langkah sebagai berikut:

 

1. Penyortiran

Siapkan biji kedelai yang tua. Biji – biji kedelai tersebut disortir agar nantinya memperoleh produk kecap kedelai yang berkualitas prima. Caranya, biji – biji kedelai diletakan pada tampah kemudian ditampi.

 

2. Pencucian

Setelah disortir, biji – biji kedelai dicuci atau dibilas dengan air bersih, syukur pada air yang mengalir. Dengan pencucian ini, kotoran –kotoran yang masih melekat maupun tercampur dengan biji kedelai hilang.

 

3. Perebusan 1

Perebusan pertama ini berlangsung sekitar 2jam atau sampai biji kedelai lunak. Caranya, biji kedelai dimasukan ke dalam panci, lalu direbus dengan kompor atau alat lain. Banyaknya air yang digunakan sekitar 2,5 kali volume kedelai, atau dengan pedoman seluruh biji kedelai dapat terendam. Dari perebusan ini kita mendapatkan biji kedelai yang lunak dan kulitnya mudah dikupas.

 

4. Penirisan

Biji kedelai dipindahkan dalam tapisan / kalo untuk ditiriskan. Selanjutnya didinginkan sekitar 0,5 – 1 jam sampai keadaan kedelai dingin.

 

5. Penjamuran

Setelah keadaan kedelai dingin dilakukan penjamuran. Jangan melakukan penjamuran jika keadaan kedelai belum dingin, sebab bibit jamur yang diberikan dapat mati apabila keadaan kedelainya masih panas.

 

Jamur yang hendak kita gunakan bergantung kita, namun idealnya menggunakan jamur kecap walaupun kadang –kadang slit untuk mendapatkanya. Untuk itu, kita menggunakan jamur tempe.

 

Tahap penjamuran ini amat menentukan berhasil tidaknya membuat kecep kedelai. Sebab, kecap ini dihasilkan dari kedelai yang diolah secara fermentasi dengan menggunakan cendwan jenis Rhizopus sp. Jamur ini diperoleh dari laru, baik berupa daun ataupun laru tempe. Sebai ancer – ancer : untuk 1 kg bahan kedelai membutuhkan 1 garam laru. Namun sesungguhnya, jumlah laru yang diberikan bergantung pada cuaca. Sejauh mana variabel cuaca mempengaruhi kualitas penggunaan laru, ternyata masih perlu diteliti lebih mendalam lagi.

 

Cara penjamuran adalah sebagai berikut : laru diusap – usapkan atau dicampurkan dan diaduk bersama kedelai hingga sungguh –sungguh merata. Setelah itu, sebaiknya diangin- anginkan sebentar, lalu disimpan sekitar 4-5 hari. Pada akhir proses penjamuran ini nampak biji kedelai sudah penuh ditumbuhi jamur berwarna putih merata (untuk jamur tempe) atau warna kehijau – hijauan (untuk jamur kecap).

 

6. Penggaraman

Biji kedelai yang telah berjamur itu dimasukkan dalam larutan garam 20%. Yang dimaksud larutan garam 20% adalah mencampurkan 200 gram garam kedalah 1 liter air. Sebagi patokan untuk 1 kg bahan (biji kedelai kering) membutuhkan 4 liter larutan garam 20%. Ini berarti, untuk 1 kg bahan membutuhkan garam sebanyak 200 gram x 4 = 800 gram.

 

Perendaman dalam larutan garam ini berlangsung kira-kira satu bulan atau lebih, tetapi batas maksimumnya adalah dua bulan. Selama proses penggaraman, setiap pagi perlu dijemur di panas matahari sambil diaduk –aduk, kemudian sore hari ditutup dan dimasukkan dalam rumah lagi.

 

7. Penyaringan 1

Setelah proses penggaraman selesai, lalu disaring dengan menggunakan kalo. Hasil utama penyaringan ini berupa filtrat, sedangkan hasil samping berupa ampas yang dapat digunakan untuk pakan ternak. Filtrat inilah yang nantinya akan menjadi kecap.

 

8. Perebusan 2

Sebelum direbus, kedalam filtrat perlu ditambahkan gula kelapa yang dicairkan, bumbu – bumbu penyedap, dan air bersih. Sebagai patokan : untuk satu liter filtrat membutuhkan 2 kg gula kelapa yang telah dicarikan atau dilarutkan dalam 1,5 liter air. Sedangkan kebutuhan bumbu penyedap bergantung selera, misalnya daun sereh, salam, daun jeruk, lengkuas, pekak, kemiri, bawang putih, biji adas, wijen, dan sebagainya. Semua bumbu ini, kecuali daun salam dan sereh disaring terlebih dahulu, kemudian digiling halus dan dicampur ke dalam filtrat. Perlu juga ditambah air bersih dengan perbandingan 1:1. Artinya satu bagian filtrat dapat ditambahkan satu bagian air bersih.

 

Urut – urutannya adalah sebagi berikut : air bersih dimasukkan terlebih dahulu ke dalam filtrat, lalu direbus hingga mendidih. Setelah itu, disusul dengan larutan gula kelapa dan bumbu penyedapnya. Selama proses perebusan sering diaduk –aduk. Perebusan dapat dihentikan apabila sudah tidak berbentuk buih – buih lagi.

 

9. Penyaringan 2

Untuk mendapatkan kecap yang bersih, perlua dilakukan penyaringan ke 2 dengan menggunakan kain penyaring.

 

10. Pembotolan

Botol – botol yang akan digunakan tentu harus dicuci bersih, dan bila perlu disterilkan. Kemudian, cairan kecap dimasukkan ke dalam botol dan ditutup rapat. Selesailah proses pembuatan kecap kedelai ini.

 

Untuk mendapatkan kemasan yang cantik dan sesuai, bisa kalian dapatkan di www.jordan-plastics.com. Jordan Plastik menyediakan beberapa kemasan botol plastik dengan macam bentuk yang bervariasi dan berbagai ukuran. Nah, selamat mencoba dan semoga sukses .







 

Jordan Plastics (CV Jordan)

Jl.Industri 18 No. 420

Semarang - 50111

 

Telp  : +62(24) 65  833  83

Fax  : +62 (24) 658  13  77

 

 

Elis   : 0857 4098 2294 

Alfian   : 0858 7775 9109  

Eni           : 0821 3812 0741

Vira          : 0812 5223 0022 

Supri        : 0858 2605 2526 

 

 

Email      : marketing.jordanplastics@gmail.com

website   : www.jordan-plastics.com

 

 

 


Kunjungan hari ini : 67
Total pengunjung : 186057
Hits hari ini : 67
Total Hits : 544456
Pengunjung Online: 1